Berita Terpercaya untuk Indonesia dan Dunia
BerandaIndonesiaInternasionalPolitikBisnisTeknologiOpini
Warta Nusantara

Warta Nusantara — Premium digital news publication covering Indonesian and international affairs, politics, business, technology, culture, and opinion.

Berita

  • Indonesia
  • Internasional
  • Politik
  • Bisnis

Lainnya

  • Teknologi
  • Opini
  • Tentang Kami
  • Kontak

Legal

  • Kebijakan Privasi
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman Media Siber

© 2026 Warta Nusantara. Hak cipta dilindungi.

Diterbitkan untuk publik Indonesia dan internasional.

  1. Beranda
  2. Indonesia
  3. Kabut Asap Mereda, Penerbangan Ketapang–Pontianak Kembali Normal Sejak 31 Oktober
Indonesia

Kabut Asap Mereda, Penerbangan Ketapang–Pontianak Kembali Normal Sejak 31 Oktober

Setelah berbulan-bulan terganggu kabut asap karhutla, penerbangan Ketapang–Pontianak kembali normal sejak 31 Oktober 2026 dengan jarak pandang 6 km; rute Ketapang–Jakarta dijadwalkan 4 November.

Adi SaputraTerbit 2 November 2026
Bangunan terminal Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang
Bangunan terminal Bandar Udara Rahadi Oesman Ketapang

Foto: Wadaihangit / Wikimedia Commons (CC BY-SA 4.0)

#Karhutla#Ketapang#Penerbangan#Kalimantan Barat
Pengungkapan Afiliasi: Artikel ini mungkin mengandung tautan afiliasi. Jika Anda membeli melalui tautan ini, kami mungkin menerima komisi tanpa biaya tambahan bagi Anda.

Kabut Asap Mereda, Penerbangan Ketapang–Pontianak Kembali Normal Sejak 31 Oktober

Setelah hampir tiga bulan terganggu kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), mobilitas udara di Kalimantan Barat mulai pulih. Penerbangan rute Ketapang–Pontianak kembali beroperasi normal sejak Sabtu, 31 Oktober 2026, seiring membaiknya jarak pandang di Bandara Rahadi Oesman, Ketapang.

Kabar ini menjadi perkembangan terbaru setelah periode gangguan panjang yang sebelumnya membuat puluhan penerbangan pagi tertunda akibat jarak pandang di bawah 1.000 meter. Untuk konteks kondisi sebelumnya, baca laporan kami: Karhutla Belum Padam: 4.497 Hotspot Terdeteksi, Kalimantan Tengah Jadi Titik Panas.

Kabut asap mereda, jarak pandang kembali 6 kilometer

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Kelas II Bandara Rahadi Oesman Ketapang, Dwi Muji Raharjo, mengatakan jarak pandang pada Minggu, 1 November 2026 pukul 07.00 WIB mencapai enam kilometer.

"Penerbangan rute Ketapang-Pontianak sudah normal sejak kemarin, Sabtu 31 Oktober 2026," kata Dwi saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).

Menurut Dwi, kondisi tersebut sudah cukup baik untuk menunjang aktivitas penerbangan. Pernyataan yang sama dikutip tiga media lokal Kalbar pada 1 November dengan waktu dan angka yang identik, menandakan konfirmasi resmi dari otoritas bandara, bukan klaim sepihak.

Membaiknya jarak pandang menjadi faktor utama pemulihan. Sebelumnya, pada puncak gangguan Agustus 2026, jarak pandang sempat anjlok hingga sekitar 50 meter di Ketapang dan menyebabkan penerbangan dari dan ke Pontianak batal, serta 21 penerbangan pagi di Pontianak mengalami delay dalam rentang 18–21 Agustus 2026.

Penerbangan Ketapang–Pontianak normal: dua kali PP sehari

Dwi menjelaskan, saat ini terdapat dua kali penerbangan pulang-pergi setiap hari untuk rute Ketapang–Pontianak. Jadwal tersebut kembali berjalan stabil setelah sempat tidak menentu selama berbulan-bulan.

Pemulihan rute pendek ini penting bagi warga Ketapang yang memiliki kepentingan pekerjaan, pendidikan, dan urusan keluarga di Pontianak sebagai ibu kota provinsi. Warga setempat menyambut positif kembalinya jadwal normal.

Putra, warga Ketapang, mengaku senang perjalanan udara menuju Pontianak kini kembali lancar setelah sebelumnya kerap terganggu kabut asap. Ia berharap kondisi cuaca dan jarak pandang terus membaik sehingga penerbangan dapat berlangsung stabil tanpa kembali terkendala asap karhutla.

Rute Ketapang–Jakarta menyusul 4 November

Untuk rute jarak jauh, penerbangan Ketapang–Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma dijadwalkan kembali beroperasi pada 4 November 2026. Jadwal ini disampaikan Dwi bersamaan dengan konfirmasi normalnya rute Ketapang–Pontianak.

Hingga rute Jakarta dibuka kembali, penumpang jarak jauh masih mengandalkan transit via Pontianak terlebih dahulu.

Apa artinya bagi penumpang hari ini?

Bagi Anda yang berencana terbang dari atau ke Ketapang pada awal November:

  • Rute Ketapang–Pontianak: sudah normal sejak 31 Oktober, tersedia 2x PP per hari. Tetap cek pembaruan cuaca bandara pada pagi hari, karena kabut tipis masih mungkin muncul dini hari.

  • Rute Ketapang–Jakarta (Halim): belum beroperasi hingga 3 November; jadwal langsung dibuka 4 November. Jika harus berangkat sebelum tanggal itu, siapkan rute transit Pontianak.

  • Faktor asap masih dinamis: pemulihan jarak pandang ke 6 km adalah indikator membaik, tetapi karhutla di Kalimantan belum sepenuhnya padam. Pantau informasi resmi BMKG dan otoritas bandara untuk perubahan mendadak.

Pemulihan penerbangan Ketapang–Pontianak menandai jeda yang dinanti setelah periode gangguan terpanjang tahun ini. Jika kondisi udara tetap stabil, mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Kalbar diperkirakan kembali lancar pada minggu pertama November.

Sumber

  • Penerbangan Ketapang-Pontianak Kembali Lancar, Rute Jakarta Menyusul 4 November
  • Kabut Asap Mereda, Penerbangan Ketapang-Pontianak Kembali Normal
  • Penerbangan Ketapang-Pontianak Kembali Normal Setelah Berbulan-bulan Terganggu Kabut Asap
Bagikan𝕏FBWA
Adi Saputracontributor

Berita Terkait

IndonesiaApel Akbar Solidaritas Palestina di Monas Hari Ini: Jadwal, Target 10 Ribu Massa, dan Rekayasa Lalin1 Nov 2026IndonesiaAnak Krakatau Erupsi 7 Kali Semalam, Status Siaga: Amankah Warga Banten dan Lampung?1 Nov 2026IndonesiaBGN Tangguhkan 6.097 Dapur MBG Mulai 2 November: Kenapa dan Apakah MBG Tetap Jalan?1 Nov 2026IndonesiaKarhutla Belum Padam: 4.497 Hotspot Terdeteksi, Kalimantan Tengah Jadi Titik Panas1 Nov 2026